Abstract
Penelitian
ini termasuk dalam jenis penelitian linguistik historis komparatif
dengan tujuan melihat kekerabatan antar bahasa etnis yang ada di Provinsi Jambi. Metode yang digunakan metode kualitatif dan metode
kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk membandingkan data-data
kebahasaan berdasarkan fakta-fakta linguistik sedangkan metode
kuantitatif digunakan untuk memperoleh deskripsi persentase kekerabatan
antara varian bahasa-bahasa etnis tersebut dengan menggunakan Objek
penelitian ini ialah bahasa Melayu, Jawa, Bugis, Sunda, dan Batak,
sasaran penelitian ini mencakupi tuturan yang bersumber dari penutur
etnis-etnis tersebut.
Sumber data penelitian ini adalah data-data
kognat atau kata-kata kerabat yang diperoleh dari 200 kosakata dasar
yang bersumber dari Swadesh. Instrumen yang digunakan adalah berupa alat
rekam/kamera dan alat tulis.
Metode dan teknik penyediaan data adalah metode cakap (teknik pancing
dan teknik cakap semuka) dan metode simak (Teknik simak libat cakapdan
teknik catat). Metode analisis data menggunakan dua metode, yaitu
metode perbandingan dan metode leksikostatistik. Penyajian hasil
analisis data dengan metode informal dan metode formal.
Variasi fonem vokal merupakan variasi-variasi vokal yang terdapat pada
masing-masing bahasa etnis di provinsi Jambi (Mly, Btk, Bgs, Snd, Jw).
Variasi-variasi tersebut adalah bunyi [i], [u], [ә], [e], [o]. Sedangkan
Variasi bunyi konsonan yang didapatkan di lapangan adalah 19 buah
fonem konsonan. Variasi-variasi tersebut adalah bunyi /p/, /b/, /t/,
/d/, /k/, /g/, /Ɂ/, /m/, /n/, /ɲ/, /ŋ/, /s/, /ʃ/, /l/, /w/, /j/, /y/,
/r/, dan /h/.
Hasil perhitungan leksikostatistik yang membandingkan kesamaan antar
bahasa etnis dari data didapatkan perbedaan-perbedaan persentase. Bahasa
Melayu memperoleh data kognat sebanyak 63 data (31,5%) diperbandingkan
dengan bahasa Batak, 30 data (15%) dengan bahasa Bugis, 52 data (26%)
dengan bahasa Jawa, dan 88 data (44%) dengan bahasa Sunda. Selanjutnya
Bahasa batak yang diperbandingkan dengan bahasa bugis didapatkan
kekerabatan antara bahasa Bugis sebanyak 28 data (14%), 26 data (13%)
dengan bahasa Jawa, dan 54 data (27%) dengan bahasa Sunda. Kemudian
bahasa bugis yang diperbandingkan dengan bahasa Jawa didapatkan 26 data
(13%) bahasa yang kognat dan 33 data (16,5%) dengan bahasa Sunda.
Terakhir bahasa Jawa yang diperbandingkan dengan bahasa sunda didapatkan
53 data kognat (26,5%).
Kata Kunci: kekerabatan, bahasa, linguistik, historis, komparatif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar